Archive for January, 2010

SINDROMA MAHASISWA KEDOKTERAN TAHUN AKHIR

Sindroma ini mulai muncul di saat tahun terakhir di fakutas kedokteran (FK)…

Saya masih ingat. Dulu saya mati-matian tanpa lelah berjuang agar bisa lulus SPMB..Ya, suatu ujian saringan masuk yang harus dilewati semua yang berseragam putih abu-abu untuk bisa duduk di bangku perguruan tinggi negeri. Les sana sini, pergi pagi pulang malam, kurang waktu untuk bersama keluarga. Tapi alhamdulillah, saya puas dengan hasil yang saya dapat, lulus di fakultas kedokteran umum yang cukup ternama di Bandung.

Kata orang, masuk FK akan sangat sibuk sekali, kuliah yang lama, harus rajin belajar, dan hal-hal lainnya yang membuat kita deg-deg an dahulu sebelum menyicipi kenyataan yang sebenarnya….

Dan ternyata, memang benar anggapan yang selama ini muncul dalam bebrapa kalangan masyarakat, walaupun tidak sepenuhnya benar. Ada beberapa hal yang saya akui itu benar.

Detik-detik akademis pun saya lewati, eforia ketika lulus SPMB, dengan cepat berganti menjadi aura yang lebih serius, dan kecemasan, serta hasrat yang menggebu untuk menjadi rajin belajar, bahkan karena sekarang sudah terbiasa dengan semua hal yang terjadi di FK, semuanya menjadi hawa datar tanpa emosi (sedikit berlebihan).

Kalau dulu saya berjuang mati-matian untuk masuk FK, sekarang saya juga berjuang lelah sampai mati-matian juga untuk bertahan di FK. Saya mencoba menganalisis, flashback kembali, mengapa saya harus berjuang sampai jungkir balik, mencoba menyadari bahwa ini adalah konsekuensi dari suatu cita, suatu harapan di masa depan. Jika tidak ingin tertinggal, jika ingin mencapai mimpi, harus berjuang, hidup tidak selalu datar, harus penuh perjuangan, karena dari tiap emosi perjuangan itu saya yakin dan percaya akan ada rasa manis di balik itu semua. Ya, saya yakin dengan itu semua, dan mungkin ini juga salah satunya alasan saya juga tetap bertahan di FK.

Sekarang saya berada di tahun terakhir di FK. Insyaallah saya menjalani bangku perkuliahan S1 selama 4 tahun, ya 4 tahun. Dan setelah itu harus melanjutkan keprofesian (ko As) selama 2 tahun berikutnya. Amin.

Namun, dari itu semua, saat terakhir ini benar-benar penuh ujian. Mulai dari segi akademis dan non akademis. Jika bercerita tentang akademis, ya, mungkin saya akan menanggapinya dengan datar, karena sudah mulai beradaptasi dengan emosi perjuangan di bagian akademis. Dari hal nonakademis, ini yang harus saya mulai dari sekarang, bahkan seharusnya dari tahun-tahun sebelumnya, untuk bisa mengadaptasikan emosi saya, namun, karena belum siap, muncullah sebuah sindroma yang menurut saya, hanya akan muncul sesaat saja, di saat seperti sekarang ini. Saya hanya berharap, sindroma ini tidak akan berlangsung terus menerus, karena manusia punya daya adaptasi sendiri,untuk itu, sekali lagi harus berjuang.

Mungkin sindroma ini hanya sebuah hal sepele, tapi saya hanya ingin menuliskannya.

Begini…

Beberapa bulan yang lalu, saya sempat berpikir, kalau kuliah di FK ini sangatlah lama dan susah, sangat lama untuk meraih sebuah gelar dokter. Pikiran seperti ini muncul, karena saya melihat, teman-teman yang dulu seperjuangan ketika SMA dulu. Memang mereka bukanlah mahasiswa FK, mereka berasal dari fakultas dan universitas lain yang berbeda dengan saya.

Salah satu dari mereka berkata kepada saya ” Peha, kalo lo kuliah, jangan bikin satu tahun perkuliahan itu jadi satu tahun, tapi cobalah persingkat.”…hahhaha..saya hanya bisa menggigit jari mendengar perkataan itu. dan saya pun balas berkata “seandainya bisa saja seperti itu, tapi gw ga bisa. ya gw ga bisa, karena kuliah gw memakai sistem paket, jadi gak bisa dipercepat ataupun diperlambat. Kalaupun gw lulus S1, gw bakal harus nyambung lagi jadi koass..”

Ya, itu baru sekelumit tanggapan dari teman-teman saya. Berikutnya, entah kenapa saya mulai iri terhadap mereka yang tidak masuk FK. Teman saya ada yang akan wisuda dengan menyelesaikan masa studinya 3,5 tahun. Ada lagi yang sudah bekerja di pemerintahan, departemen keuangan. Dan ada lagi yang mengajukan aplikasi S2, kerja di perusahaan yang bonafit, pertukaran pelajar ke luar negeri, dan lain sebagainya, yang mereka hanya menempuh masa studi yang tidak lama, tidak seperti saya. Dan inilah sindroma nya.. Sebuah sindroma sepele yang menjadi salah satu batu penyadung..

Menyesal?????????

TIDAK SAMA SEKALI….Cukup satu kata TIDAK.

Maksud saya, saya tidak pernah menyesal masuk ke FK. Walaupun kuliahnya lama. untuk masuk dunia profesipun juga lama, tapi saya yakin bisa menjalaninya.

Walaupun teman-teman saya yang non FK sudah pada sukses diluar sana, saya yakin saya juga akan bisa sukses seperti mereka. Walupun tidak sekarang saatnya. Dan dengan kesuksesan mereka itulah, saya makin merasa tercambuk, untuk menjadi lebih dari mereka. Saya kuliah lama, berarti saya harus menjadi dokter yang lebih baik lagi, wong saya belajarnya lama, tentunya ilmunya juga harus banyak.

Lagipula, kelebihan dari kuliah di FK adalah, kita belajar mengenai makhluk ciptaan tuhan, bukan benda ciptaan manusia, untuk itu tidak bisa kuliah main-main, karena we deal with human being, salah sedikit, nyawa bisa melayang.

Jadi, saya tidak menyesal sama sekali untuk belajar lebih lama dari teman saya yang lainnya. Karena ini adalah a long life learning, a long life journey…and I’ll never stop, I’ll be a good doctor…

Jadi apalagi yang membuat langkahmu berat untuk tetap tegar berjuang kuliah di kedokteran???

Advertisements

MEMUSLIMKAN SEORANG ANAK

Ini kesekian kalinya saya mengikuti khitanan masal dari salah satu kegiatan yang saya ikuti di kampus. Dalam kesempatan ini saya bertindak sebagai asisten dan juga sebagai operator, bergantian dengan teman saya yang lainnya, karena masing-masing kami harus saling melatih keahlian yang didapat sebagai asisten dan operator khitan.

Sebelum mulai, kami semua dibriefing terlebih dahulu oleh pimpinan proyek dan juga wakil ketua IDI Jabar. Saya paling ingat kata-kata dari wakil ketua IDI, ” Anda di sini adalah calon dokter muda yang dalam khitan saat ini,tidak hanya melatih ilmu dan kemampuan sebagai seorang dokter, tapi ada satu hal penting dibalik itu semua, yaitu kalian telah memuslimkan seorang anak. Betapa mulianya tugas kalian.” Saya sangat terinspirasi sekali dengan kata-kata beliau. Saya menjadi dokter, tidak hanya melaksanakan tugas saya sebagai dokter, tapi juga menjalankan tugas saya sebagai seorang muslim.

HAPPY BIRTHDAY TO ME…22 years old

Kejutan lagi….5 januari 2010, pukul 22.00 wib.
Teruntuk sahabatku GINAERS 3rd floor


1.pintu kamar digedor-gedor saat lagi konsen belajar,

2.buka pintu, ada teman-temanku GINAERS 3rd floor yang manis, tersenyum sambil membawakan kue ultah,

3.make a wish..no.not only a wish..but wishes,hopes and many more…for me, my family,my friends, and all the people around me.tiup llin..

4. aku diikat…seperti sandera perang..tanpa perlawanan.=(….
Tapi untung ada CUCU…ketipu, ulang tahunnya dirayain bareng denganku..

5. di bawa ke ruang tengah kosan..guest what?…there are so many balloons…

6.posisi balonnya tinggi sekaliiiii….dan aku harus memecahkan balon dengan posisi tangan terikat, dan garpu di mulut…and the result……….I cant reach that balloons.yeaahhh…dan harus cari cara lain…
– pake kursi?
– loncat ?
aku pilih keduanya…dan balon pun dipecahkan, dan di dalamnya ada kertas berisi Clues yang harus dipecahkan

7.baru setengah balon dipecahkan…tiba-tiba….
duaarrrr…aku dan Cucu diguyur…basah..basah..teriakan

8. harus tetap memecahkan balon..dan tiba-tiba lagi….masker tepung terigu mendarat di wajah dan rambutku…yaiikksss….kembali…teriakan membahana..dan…semua teman-temanku berlarian mencari tempat persembunyian…menghindar agar tidak ditempeli masker tepung olehku dan cucu…

9.sunyi senyap..semua sembunyi..
aku dan cucu menanti mereka…berharap ada celah untuk masuk ke tempat persembunyian…dan….tarrrraaaaaammmmmm
berhasil..kesabaran itu membuahkan hasil…mangsa berhasil ditangkap…:
– Rinrin…sambil menagcungkan pisau..hahaah.( horor euy.)
– CICI…Miss perencana, yang buat basah-basahan dan masker…Finally..untuk sekian kali perayaan ulang tahun di Gina..baru kali ini kena masker..=)
– Riska… Miss PaUn..yang berembuk dulu bersama miss Nayla untuk keluar dari persembunyian..
– nayla…jerawatnya pecah kena masker..=)
– Fitri..yang sudah sembunyi ke lantai 2,.tapi tetap saja..tertipu dan kenaaa…..

10. udah an ahhh..mau belajar..(katanya…)..stop all of the mess..

11. potong kue..dan lagi….kejutan….dilepotin kue ultah…ckckckc…

12. makan kue…dan..lanjutin mecahin balon

13.menyusun 16 huruf yang didapat dari balon..

and the result is…TONG OREN BAU BUSUK….apalagi ini?…Teman-temanku bilang..itu posisi kado ulang tahun..2 tempat yang berbeda.

14. mencari…dan mencarii….

15. ketemu deh…hadiahnya…di tong sampah( clue:BAU BUSUK )dan…tower air yang warna oren di lantai atas (clue :      TONG OREN )

16.makasih teman-teman…buka hadiahnya…

17.baju batik…hihihihih,,,bagus euy…
Cucu dapat lampu belajar…

18. sekali lagi MAKASIH BANYAK TEMAN-TEMANKU…<3 U ALL

19. bersih-bersih…ngepel…nyapu…cuci muka dan keramas…

20.masuk kamar lagi, ganti baju yang basah,,dan menulis note ini.

Saatku melangkah sendiri di sini, ternyata ALLAh hanya mengujiku sesaat,
lantas aku diberi keindahan,
terbalut dengan ukhuwah
dihiasi dengan cinta
dan ditopang dengan kepercayaan…
terima kasih sahabat…


A cheese is for pizza
passport for visa
butter for bread
needle for thread
cream for cake
water for lake
leaf for tree
GOOD FRIENDS LIKE YOU ALL ARE FOREVER FOR ME…

Semoga dengan bertambahnya usiaku ini.bertambah pula rasa syukurku terhadap penciptaku yang Maha Besar..ALLAH SWT…terima kasih telah mengizinkanku menjadi hamba-Mu di muka bumi ini..
jadikanlah hamba termasuk golongan yang Engkau beri petunjuk dan nikmatMu…Ammiiiiiinnn..


Gangguan tidur??? Berhati-hatilah…

Sore ini saya bangun dalam keadaan aneh sekali. Mungkin karena kelelahan, kurang istirahat.

Ya, itu ada benarnya juga, mengingat saya hari ini berulangtahun, mendapat telpon di tengah malam, dari seseorang spesial yang memberikan surprise di hari ulang tahun saya. Di tambah lagi, hari ini tingkat stress juga tinggi, karena dalam masa ujian akhir semester. Pulang ujian siangnya, tidak langsung mengistirahatkan tubuh ini, karena  ada surprise dari teman-teman. Ya, hari ini hari yang spesial buat saya. Sangat mengucapkan terima kasih pada semua yang masih sampai saat ini memberikan perhatian doa, dan kasih sayangnya kepada saya.

Namun, ketika saya beristirahat sore harinya, saya mulai mengalami kejadian yang aneh.

Mulai dari mimpi saya terkurung di ruang tertutup, yang tidak ada jalan keluarnya. Mimpi yang cukup aneh juga, karena dalam mimpi itu serasa nyata. Situasinya juga sama. Sama sedang tidur sore, tapi karena terlalu lelap, teman saya tidak menyadari bahwa saya berada di ruang tersebut, sehingga terkurung, huph, saya berteriak minta pertolongan supaya dibukakan kunci pintunya, dan…..taraaamm. Saya terbangun.

Ya, saya terbangun, dengan perasaan yang aneh, mimpi tadi serasa nyata, dan setelah beberapa menit kemudian baru menyadari bahwa saya hanya bermimpi. Tapi cerita tidak hanya berakhir sampai di sana.

Saya tinggal di kosan berlantai tiga. Ketika saya mulai mengumpulkan memori bahwa saya hanya bermimpi, tiba-tiba saya mendengar anak kosan memangil nama saya. Itu serasa nyata juga. Saya balas menyahut, tapi karena  saya merasa teman saya tidak mendengar, akhirnya saya keluar kamar dan mencari sumber suara teman saya tersebut. Saya ikuti dari mana arahnya. Semua serasa nyata. Namun ketika saya hampir sampai keluar dari gerbang kosan, saya menyadari, apa benar saya dipanggil oleh teman saya tersebut, saya masih dalam keadaan bingung. Dan akhirnya saya memutuskan untuk ke kamar teman yang memanggil saya, tapi sebelum saya akan memanggil teman saya tersebut, saya mulai berpikir,rasanya tidak mungkin teman saya memanggil, karena tidak tampak adanya aktifitas dari yang bersangkutan untuk memanggil saya.dan saya pun semakin heran. Apa sebenarnya yang terjadi pada saya. Akhirnya saya sadar, bahwa saya “ngelindur”. Ya, ngelindur dalam keadaan sadar, walau memori sadar belum sepenuhnya ada.

Ngelindur merupakan salah satu ganggguan dalam tidur ( sleep disorder ). Istilah lainnya adalah melantur saat tidur. Tak banyak orang yang sadar bahwa dirinya mengalami gangguan tidur. Masih banyak dari kita menganggap, bahwa gangguan tidur bukanlah sesuatu yang serius. Padahal, buruknya kualitas tidur bisa menyebabkan gangguan kesehatan yang serius.

Tidur merupakan kebutuhan tubuh yang sangat penting, namun banyak yang menganggapnya sebagai proses istirahat biasa. Pada saat tidur, gelombang otak malah sangat aktif.

Tidur normal terdiri dari beberapa tahap, antara lain tahap rapid eye movement (REM) atau tahap tidur mimpi, dan tahap non-REM.

Tahap non-REM dibagi lagi menjadi 4 tahap. Tahap 1 dan 2 sering disebut tidur dangkal, sementara tahap 3 dan 4 disebut tidur yang dalam, tahap dimana orang paling sulit dibangunkan. Begitu tidur masuk dalam tahap 3, tubuh kita akan mengeluarkan hormone pertumbuhan (growth hormone). Hormon ini penting untuk membangun sel-sel tubuh yang rusak. Pada anak, hormon ini berfungsi untuk pertumbuhan, misalnya pertumbuhan tulang.

Hormon kortisol juga dikeluarkan  tubuh. Akan semakin meningkat menjelang pagi. Meningkatnya hormon kortisol ini terutama pada saat kita mengalami stres (fisik atau kejiwaan). Hormon kortisol inilah yang membuat kita bangun dalam kondisi kuat dan segar.

Kebanyakan individu memerlukan 6-10 jam untuk tidur. Kurang tidur dan mengantuk bisa berakibat fatal. Kurang tidur 1,5 jam dapat menurunkan kewaspadaan di siang hari sebanyak 33 persen, sementara mengantuk merupakan faktor yang memengaruhi terjadinya kecelakaan lalu lintas sebanyak 30 persen.

Untuk menentukan apakah seseorang mendapat cukup tidur, antara lain dengan mengukur sleep latency-nya (waktu yang dibutuhkan untuk tertidur, yang nilai normalnya adalah 15-20 menit.). Jika seseorang jatuh tertidur lebih cepat atau lebih lama dari waktu tersebut, bisa jadi ada gangguan.

Jadi, tak heran jika banyak orang yang mengalami gangguan tidur tapi tidak tahu ia mengalami gangguan tidur. Gejala yang paling umum pada gangguan tidur biasanya adalah hipersomnia atau excessive daytime sleepiness (EDS/kantuk berlebihan di siang hari). Orang seharusnya segar beraktivitas, tapi pada orang-orang tertentu malah mengantuk dan lelah. Ini bersumber dari ketidaktahuan bahwa tidur adalah sebuah proses yang bisa dikendalikan/diatur.

Sleep paralysis

Menurut medis, keadaan ketika orang akan tidur atau bangun tidur merasa sesak napas seperti dicekik, dada sesak, badan sulit bergerak dan sulit berteriak disebut sleep paralysis alias tidur lumpuh (karena tubuh tak bisa bergerak dan serasa lumpuh). Hampir setiap orang pernah mengalaminya. Setidaknya sekali atau dua kali dalam hidupnya.

Sleep paralysis bisa terjadi pada siapa saja, lelaki atau perempuan. Dan usia rata-rata orang pertama kali mengalami gangguan tidur ini adalah 14-17 tahun. Sleep paralysis alias tindihan ini memang bisa berlangsung dalam hitungan detik hingga menit. Yang menarik, saat tindihan terjadi kita sering mengalami halusinasi, seperti melihat sosok atau bayangan hitam di sekitar tempat tidur. Tak heran, fenomena ini pun sering dikaitkan dengan hal mistis.

Di dunia Barat, fenomena tindihan sering disebut mimpi buruk inkubus atau old hag berdasarkan bentuk bayangan yang muncul. Ada juga yang merasa melihat agen rahasia asing atau alien. Sementara di beberapa lukisan abad pertengahan, tindihan digambarkan dengan sosok roh jahat menduduki dada seorang perempuan hingga ia ketakutan dan sulit bernapas.

Kurang Tidur

Menurut Al Cheyne, peneliti dari Universitas Waterloo, Kanada, sleep paralysis, adalah sejenis halusinasi karena adanya malfungsi tidur di tahap rapid eye movement (REM).

Saat kondisi tubuh terlalu lelah atau kurang tidur, gelombang otak tidak mengikuti tahapan tidur yang seharusnya. Jadi, dari keadaan sadar (saat hendak tidur) ke tahap tidur paling ringan, lalu langsung melompat ke mimpi (REM).

Ketika otak mendadak terbangun dari tahap REM tapi tubuh belum, di sinilah sleep paralysis terjadi. Kita merasa sangat sadar, tapi tubuh tak bisa bergerak. Ditambah lagi adanya halusinasi muncul sosok lain yang sebenarnya ini merupakan ciri khas dari mimpi.

Selain itu, sleep paralysis juga bisa disebabkan sesuatu yang tidak dapat dikontrol. Akibatnya, muncul stres dan terbawa ke dalam mimpi. Lingkungan kerja pun ikut berpengaruh. Misalnya, bekerja dalam shift sehingga kekurangan tidur atau memiliki pola tidur yang tidak teratur.

Jangan Anggap Remeh

Meski biasa terjadi, gangguan tidur ini patut diwaspadai. Pasalnya, sleep paralysis bisa juga merupakan pertanda narcolepsy (serangan tidur mendadak tanpa tanda-tanda mengantuk), sleep apnea (mendengkur), kecemasan, atau depresi.

Jika sering mengalami gangguan tidur ini, sebaiknya buat catatan mengenai pola tidur selama beberapa minggu. Ini akan membantu mengetahui penyebabnya. Lalu, atasi dengan menghindari pemicu. Bila tindihan diakibatkan terlalu lelah, coba lebih banyak beristirahat.

Kurang tidur pun tidak boleh dianggap remeh. Jika sudah menimbulkan sleep paralysis, kondisinya berarti sudah berat. Segera evaluasi diri dan cukupi kebutuhan tidur. Usahakan tidur 8-10 jam pada jam yang sama setiap malam.

Perlu diketahui juga, seep paralysis umumnya terjadi pada orang yang tidur dalam posisi telentang (wajah menghadap ke atas dan hampir nyenyak atau dalam keadaan hampir terjaga dari tidur). Itu sebabnya, kita perlu sering mengubah posisi tidur untuk mengurangi risiko terserang gangguan tidur ini.

Mitos Sleep Paralysis Di Berbagai Negara

– Di budaya Afro-Amerika, gangguan tidur ini disebut the devil riding your back hantu atau hantu yang sedang menaiki bahu seseorang.

– Di budaya China, disebut gui ya shen alias gangguan hantu yang menekan tubuh seseorang.

– Di budaya Meksiko, disebut se me subio el muerto dan dipercaya sebagai kejadian adanya arwah orang meninggal yang menempel pada seseorang.

– Di budaya Kamboja, Laos dan Thailand, disebut pee umm, mengacu pada kejadian di mana seseorang tidur dan bermimpi makhluk halus memegangi atau menahan tubuh orang itu untuk tinggal di alam mereka.

– Di budaya Islandia, disebut mara. Ini adalah kata kuno bahasa Island. Artinya hantu yang menduduki dada seseorang di malam hari, berusaha membuat orang itu sesak napas dan mati lemas.

– Di budaya Tuki, disebut karabasan, dipercaya sebagai makhluk yang menyerang orang di kala tidur, menekan dada orang tersebut dan mengambil napasnya.

– Di budaya Jepang, disebut kanashibari, yang secara literatur diartikan mengikat sehingga diartikan seseorang diikat oleh makhluk halus.

– Di budaya Vietnam, disebut ma de yang artinya dikuasai setan. Banyak penduduk Vietnam percaya gangguan ini terjadi karena makhluk halus merasuki tubuh seseorang.

– Di budaya Hungaria, disebut lidercnyomas dan dikaitkan dengan kata supranatural boszorkany (penyihir). Kata boszorkany sendiri berarti menekan sehingga kejadian ini diterjemahkan sebagai tekanan yang dilakukan makhluk halus pada seseorang di saat tidur.

– Di budaya Malta, gangguan tidur ini dianggap sebagai serangan oleh Haddiela (istri Hares), dewa bangsa Malta yang menghantui orang dengan cara merasuki orang tersebut. Dan untuk terhindar dari serangan Haddiela, seseorang harus menaruh benda dari perak atau sebuah pisau di bawah bantal saat tidur.

– Di budaya New Guinea, fenomena ini disebut Suk Ninmyo. Ini adalah pohon keramat yang hidup dari roh manusia. Pohon keramat ini akan memakan roh manusia di malam hari agar tidak menggangu manusia di siang hari. Namun, seringkali orang yang rohnya sedang disantap pohon ini terbangun dan terjadilah sleep paralysis.

KOMUNIKASIKAN DENGAN BAIK DARI SEBUAH KESALAHPAHAMAN.

Kejadian hari ini bagaikan de javu bagi saya pribadi. Membuat saya Flashback ke masa yang silam, sekitar tahun 2004 saat saya kelas dua SMA.

Cerita saya berawal dari dari hari ini tanggal 1 Januari 2010. Hari ini salah satu dari anak kosan saya berulang tahun, dan seperti biasa, kami warga kosan akan mengadakan surprise party. Yah, namanya lagi masa liburan anak kuliahan, so,yang hadir pun tidaklah seberapa, hanya 5 orang saja, termasuk saya.

Ketika semua rangkaian acara disusun, tiba-tiba salah seorang anak kosan berkata, ” Sebaiknya saya ga usah ikutan teh, takut merusak suasana ulang tahun “. Saya pun menjadi bingung, namun semua anak kosan sudah pada maklum, mungkin mereka juga sudah pada tahu masalah yang terjadi antara yang punya hajatan dan teman saya yang satu ini.

Sungguh, hati saya sedikit mencelos, karena sebenarnya saya juga tahu masalah yang yang terjadi antara mereka berdua, tapi karena kesibukan saya belakangan ini, mulai dari kuliah, ujian, skripsi, kkn dan lainnya membuat saya kurang peka, bahwa sebenarnya masalahnya sudah sangat berlarut-larut. Sampai semuanya terkuak ketika saya meminta teman saya ini untuk becerita secara detail masalah apa sebenarnya yang terjadi.

Dengan derai air mata, teman saya mulai bercerita kronologis masalahnya, mulai dari awal, hingga yang terjadi hari ini. Hmmh… Saya sedikit shock, terharu dan merasa De Javu, karena saya pernah mengalami hal yang terjadi pada teman saya ini, dengan posisi sebagai lawan. Ya, posisi saya sebagai lawan.

Dulu ketika SMA kelas 2, saya punya seorang sahabat perempuan, ya, boleh dibilang kami ini sangat lengket. Duduk selalu berdua, mengerjakan tugas selalu bareng dan banyak hal yang kami lakukan bersama. Saya masih ingat tulisan yang dibuat sahabat saya ini di hadiah ulang tahun saya, ” Jangan sampai jatuh….”. Sampai sesuatu hal terjadi di antara kami. Dan kata2 yang dia buat di hari ulang tahun saya itu menjadi tidak berarti lagi, hilang seluruh maknanya. Dan sekarang status kami tidaklah menjadi sahabat lagi, tapi hanya sebatas teman. Ya, hanya teman.

Jika diingat lagi sekarang, rasanya masalah yang dulu itu hanyalah sebuah kelalaian dari sebuah komunikasi yang harusnya terbuka di antara kami. Saya mendengar dari orang lain bahwa sahabat saya ini membicarakan sesuatu di belakang saya. Dan dulu, saya merasa sangat tidak bisa menerima kenyataan, bahwa teman sahabat saya ini tega berkata demikian, dan ditambah pula, saking kesalnya, saya tidak langsung konfirmasi kepada sahabat saya. Ya, itulah kesalahan saya, membiarkan semuanya berlarut. Sahabat saya pun mungkin tidak tahu kenapa saya marah kepadanya. Saya jika marah, mungkin akan langsung ke orangnya, tapi, saya terlalu sayang kepada sahabat saya ini, sehingga saya tidak sanggup untuk marah padanya, sehingga saya menghukum diri sendiri dengan mendiamkannya, dan sampai semuanya berlarut. Saya tidak lagi menaruh respect kepadanya. Jika dia berbicara saya cuekin. Sungguh, saya benar-benar menganggapnya tiada. Menganggap sahabat saya tidak ada lagi, semua pintu hati tertutup untuknya. Dia pun merasakan perubahan yang terjadi pada diri saya, tapi saya tidak tahu, apakah dia tahu, kenapa saya bersikap seperti itu kepadanya. Dan sekali lagi, semuanya hanya sebuah kelalaian komunikasi. Kami berdua sama sekali tidak ada yang mau memulai komunikasi untuk membicarakan masalah tersebut. Semuanya dibiarkan berlarut-larut.

Sampai satu setengah tahun kedepannya, setelah masalah itu terjadi,ketika  acara perpisahan, hubungan yang dulu sempat terkoyak kembali terjalin.

Saya pun heran. Ketika acara perpisahan akan berakhir, sahabat saya datang menghampiri dan memeluk saya, sambil berkata…”Maafin gw.., sambil terisak“. Dan akhirnya hati saya yang keras dulu, luluh, balas memeluknya. Dengan linangan air mata, saya pun berkata, ” Maafin gw juga..”. Ya, mulai hari itu, suasana yang dulu kaku mulai mencair.

Dan sekarang hal ini terjadi pada anak kosan saya, yang akhirnya saya tahu dari teman saya ini, berada di posisi sahabat saya yang dulu juga tidak menyenangkan. Keduanya saling menahan perasaan, hingga menyakiti hati sendiri.

Ya, sekarang saya lebih sangat mengerti. Dulu mungkin masa muda yang labil, dan sekarang seiring berjalannya waktu, semuanya tumbuh dewasa. tidak lagi menganggap hal sepele menjadi hal yang besar. Saya sangat bersyukur, bahwa pengalaman saya waktu dulu, bisa membantu teman kosan saya saat ini yang mengalami masalah yang sama dengan saya.

Ya, semuanya hanya masalah komunikasi. Dan Akhirnya kita mempertemukan 2 orang yang bermasalah ini dan berkata dari hati ke hati…dan memang benar, semuanya ada di komunikasi. Dan akhirnya mereka kembali berbaikan.

Jika dipikir sekarang, sedikit saja ada kesalahpahaman yang tidak dimaknai dengan komunikasi yang baik, akan membuat sebuah hubungan kandas. Komunikasikanlah dengan baik apa yang membuat suatu kesalahpahaman terjadi. Jangan biarkan berlarut-larut sampai semuanya menjadi kerak hitam yang tidak bisa dibersihkan lagi.


Be a doctor

Saya ingin menjadi dokter…

Teringat dulu sewaktu saya masih kecil,hanya terlintas sedikit kemauan untuk menjadi seorang dokter. Dari kecil saya hanya ingin menjadi seorang insinyur,karena dorongan dari ayah saya yang memang menggeluti dunia teknik. Dan saya pun memang tertarik untuk masuk ke dunia teknik, bagi saya, dunia teknik sangatlah menarik.

Namun impian semasa kecil itu tiba-tiba digoyahkan ketika saya hendak memilih jurusan saat SPMB. Entah kenapa hasrat untuk masuk dunia kedokteran,tiba-tiba mencuat seminggu sebelum pengumpulan formulir SPMB, yang pada akhirnya saya memilih untuk masuk dunia kedokteran. Semua orang heran, orang tua, guru, teman, bahkan saya sendiri pun dibuat heran dengan pilihan yang saya buat.Tapi entah kenapa semua itu terjadi begitu saja. Allah sudah punya jalan-Nya sendiri bagi saya. Dan mulailah sebuah perjalanan meraih jas putih seorang dokter. Sebuah jas putih yang tidak suci, tidak steril, bahkan tidak pula terlihat seperti jas yang trend, namun hanya sebuah jas putih biasa yang meresap jutaan liter harapan, air mata, keringat dan darah nantinya. Selamat datang Dok!